Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri

Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri - Sobat Mulia, Mulailah segala sesuatunya dengan berdoa'. Supaya kamu mendapat kemudahan. Dan oleh sebab itu kami Portal Doa harin, ingin sedikit berbagi kepada anda. Ulasan sedikit melalui Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri ini, semoga sedikit banyaknya menambah wawasan tentang amalan atau doa-doa harian yang mungkin anda kurang hafal. Jadikanlah segala sesuatu langkah anda dimulai dengan niat dan doa yang ikhlas. Supaya sesuatunya mendapatkan keberkahan.

Judul Artikel Aktif : Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri

Sobat doa, sekiranya anda mualai lupa dengan segala hal tentang berdoa mulailah dari sekarang untuk menghafalkanya kembali.Dan semoga Portal Doa harin bisa berguna bagi anda atau putra-putri anda dalam mencari dan menghafalkan doa-doanya.

Artkel Terkait :


Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri


Doa merupakan ibadah. Berdoa juga merupakan salah satu cara kita memohon kepada Allah Swt. Allah Swt. menyuruh kita untuk berdoa dan niscaya doa yang kita panjatkan akan dikabulkan-Nya. Selain itu, Allah Swt. berfirman,

”Sesungguhnya orang-orang yang sombong terhadap menyembah-Ku, mereka nanti akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan terhina.” (Q.S. Al Mukmin: 60).

Supaya kita tidak termasuk orang yang sombong terhadap Allah Swt. Kita harus bermohon kepada Allah Swt dari sifat sombong tersebut. Sebab sombong adalah salah satu sifat tercela dan sifat setan. Rasulullah Saw mewariskan doa supaya kita dilindungi dari perlindungan dari kesurupan setan, ketika sekarat dan mati terbunuh di jalan Allah dalam keadaan melarikan diri. Sebagaimana bacaan doa Rasulullah Saw, melalui sabda Beliau,

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ صَيْفِيٍّ مَوْلَى أَفْلَحَ مَوْلَى أَبِي أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي الْيَسَرِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَدْعُو: “ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ، وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

“Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullaah bin ‘Umar, telah menceritakan kepada kami Makkiy bin Ibraahiim, telah menceritakan kepadaku ‘Abdullaah bin Sa’iid, dari Shaifiy maulaa Aflah maulaa Abu Ayyuub, dari Abul Yasar[11], bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam dahulu pernah berdo’a, 

“Allaahumma inniy a’uudzubika minal hadmi, wa a’uudzubika minat taraddiy, wa a’udzuubika minal gharaqi wal haraqi wal harami, wa a’udzuubika an yatakhabbathaniy asy-syaithaanu ‘indal mauta, wa a’udzuubika an amuuta fiy sabiilika mudbiiran, wa a’udzuubika an amuuta ladiighan 

(Ya Allah, sesungguhnya aku belindung kepadaMu dari kehancuran, dan aku berlindung kepadaMu dari kebinasaan, dan aku berlindung kepadaMu dari tenggelam, terbakar dan kepikunan, dan aku berlindung kepadaMu dari dirasuki syaithan ketika sekarat, dan aku berlindung kepadaMu dari mati di jalanMu dalam keadaan melarikan diri, dan aku berlindung kepadaMu dari hewan berbisa).”

[Sunan Abu Daawud no. 1552][12] Diriwayatkan pula oleh An-Nasaa’iy (Sunan Ash-Shughraa no. 5531; Al-Kubraa no. 7917); Ahmad (Musnad no. 15097); Al-Haakim (Al-Mustadrak 1/531); Ath-Thabaraaniy (Musnad Asy-Syaamiyyiin no. 1521; Mu’jam Al-Kabiir no. 381; Ad-Du’aa’ no. 1363); Al-Baihaqiy (Ad-Da’awaatul Kabiir no. 271)

Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri - Hai Sobat bagaimana artikel Portal Doa harian ini, mudah bukan untuk dipraktekannya dan semoga Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri ini, Dapat memberi kesan pada anda semua. Dan jika ada sesuatu yang kurang berkenan silahkan untuk memberikan komentar dibawah ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seputar Bab Doa Memohon Perlindungan dari Kesurupan Setan, Saat Sekarat dan Mati Terbunuh di Jalan Allah dalam Keadaan Melarikan Diri"

Posting Komentar